Posted in Perihalku

In The Mind of an INXJ (INFJ/INTJ)

Saat ku masih masa anak-anak, ku selalu berpikir kenapa diriku ini berbeda dengan temanku yang lain, maksudku bukan hanya dari segi kekalemannya, melainkan cara berpikirku. Ingatan paling awal yang aku masih ingat adalah saat Taman Kanak-kanak, aku dan seorang temanku saat jam pelajaran, berdebat mengenai simbol angka 11 (sebelas) di jari, temanku menunjukkan dua jari telunjuk yang didekatkan sama jajar, sementara aku? hanya menunjukan tangan kananku dengan jari telunjuk dan jari tengah bagaikan membentuk “V” tetapi aggak rapat.

Aku pun merasa berbeda saat menggambar di Sekolah Dasar, aku sadar benar apa yang ada di sekelilingku, aku tidak menggambar dua gunung yang lancip yang ditopang secara vertikal maupun diagonal oleh jalanan yang lebar dan disampingnya terdapat hamparan sawah dengan langit biru ditemani garis M tebal dan sambutan matahari di celah gunung. Kesadaran diriku ini membuat gambarku agak realistis dibandingkan teman-temanku, dan tentu saja bagian yang aku tidak suka adalah apresiasi berlebihan mereka, menurutku ini sesuatu yang biasa.

Saat aku kelas 2 SD, aku pertama kali melihat buku mata pelajaran yang menarik bagiku, sampulnya bergambar hewan peliharaan dan berjudul SAINS. Tanpa tahu arti kata sains, aku berkesimpulan bahwa ini adalah buku tentang pengetahuan alam. Dengan mata berbinar dan penuh harapan, aku balik-balikkan halaman seakan ini adalah buku yang aku cari di dunia ini. Walaupun aku tertarik dengan sains, tetapi aku kurang tertarik dengan matematika dan pelajaran menghafal. Aku lebih tertarik dengan pelajaran yang dapat diaplikasikan di dunia ini atau yang menyangkut dengan rahasia alam. Kemudian saat aku Sekolah Menengah, aku tertarik dengan seni budaya, bahasa Indonesia, bahasa Ingris, sejarah, geografi, bologi, fisika, kimia, ilmu komputer, dan tentu saja matematika. Matematika di sini hanya yang bersifat “dapat disimulasikan di otakku.”

Berbicara tentang otak, aku menyimpan informasi dalam bentuk simulasi dan berbentuk abstrak (puzzle). Oleh sebab itu aku selalu berkontemplasi mengenai fenomena disekitar. Fenomena tersebut dapat berupa apa saja, mulai dari masa lalu, sakarang, masa depan, agama, teknologi, Adam dan keturunannya, akhirat, sifat dan eksistensi manusia, bagaimana dunia bekerja, dan bahkan Tuhan.

Pertama kali berpikir mengenai kepribadianku ini adalah saat-saat dilema setelah lulus sekolah menengah. Dilema ingin mencari kerja, tetapi ada suatu hal yang membuatku enggan untuk bekerja, sementara melanjutkan kuliah, aku sendiri bingung menentukan jurusaan yang cocok. Semua kebingungan ini disebabkan oleh kriteria yang harus dipenuhi karena boleh jadi nantinya tidak pas untukku. Aku bukanlah pencari pekerjaan yang hanya untuk mencari uang, melainkan pekerjaan yang selalu membua otakku berpikir kritis, dan juga aku lebih menyukai pekerjaan yang filantropis.

INFJ
Hasil tes yang didapatkan dari laman https://www.16personalities.com

Sampai akhirnya aku memutuskan mecari tahu siapa diriku dengan cara mengambil tes kepribadian secara online yang gratis. Banyak yang aku ikuti, tapi ada satu yang menarik dan populer, yaitu MBTI, aku ambil tes sebanyak 3 kali, dan hasilnya adalah INFJ (INTJ juga) dengan persentase fluktuatif. Sebelumnya, aku memang sadar aku berbeda, tetapi aku kurang peduli dengan kepribadianku ini, selama ini aku hanya menganggap diriku ini adalah bagian dari “sifat unik manusia.”

Dalam artikel ini akan menjelaskan mengenai sifat-sifat dari INXJ (INFJ/INTJ). Loh, kok bisa begitu sih? Iya, karena aku sendiri sebenarnya memang “begitu,” sebenarnya setelah membaca uraian INFJ dan INTJ, aku lebih mengarah ke INFJ, tapi masing-masing mempunyai sifat yang aku miliki dan tidak aku miliki.

laman sedang dalam penyuntingan, saat ini saya sedang ada tugas kuliah yang harus dikejar

 

 

https://www.16personalities.com/profiles/57dfa87749ac5

Personal blog mengenai INTJ dan INFJ:

Into 1

INTJ 1
INTJ 2
INTJ 3

INFJ 1
INFJ 2
INFJ 3

Advertisements

Author:

Di blog ini akan kuceritakan pengalaman mengenai kepribadianku, salain media blog ini, ada pula Twitter yang isinya cuitan pikiran pendek saya.

One thought on “In The Mind of an INXJ (INFJ/INTJ)

  1. Salam kenal infj.
    Aku tidak banyak menulis di sini karena banyak hal yang aku tidak mengerti dg duniaku sendiri. Saat aku masih kecil,aku tidak begitu menyadari tentang diriku dan tidak begitu mempedulikannya. Meskipun aku tau ada yg berbeda dg mereka, aku bermain dengan teman sebayaku,hari” itu selalu ku lalui meskipun kadang aku merasa bosan dan aku harus menarik diri.sering menyamar agar aku bisa sama seperti mereka. Sampai pada suatu titik dimana teman” mempermainkan ku,aku menarik diri terlalu lama dan hidup dengan duniaku sendiri dan tanpa menganggap mereka ada.Aku mulai jadi independen. Berbagai macam pikiran selalu datang secara holistik dari alam bawah sadar ku. Bahwa aku harus tau ini dan itu, aku harus punya ini dan itu dan aku harus bisa membuat apapun yang aku sukai. Kesadaran ku meliputi apapun di dunia ini terutama yang berhubungan dengan kehidupan,religi,sains,psikologi,spiritual,teknologi,fisika,kimia,biologi,teknologi dll. Semua itu membuat ku kesulitan dlm bertindak dlm mewujudkan apapun yg aku impikan dan bingung mau mulai dari mana dlm bertindak.
    Aku mulai sadar semua itu saat aku menginjak smk. Di mana aku menyukai dunia psikologi, temanku kadang bingung saat mereka curhat dan aku bisa memberikan jawaban sampai sejauh itu. Meskipun sekarang sudah tau siapa diriku namun aku masih sering bingung dg keadaan ku terutama untuk hal” tidak masuk akal bagi ku.

    Liked by 1 person

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s